kamu pernah melihat manusia yang terlihat aman dan damai tidak? kalau aku, iya pernah. setahun yang lalu mungkin, aku benar-benar menikmati pemandangan teduh yang berbentuk manusia. iya, manusia.
tapi, sekarang tidak. ia tidak lagi menjadi pemandangan teduh favorit ku lagi. mungkin, sejak setahum yang lalu. mengapa? pasti kalian ingin tahu mengapa ia sudah tidak lagi menjadi pemandangan teduh favoritku lagi kan? ternyata, setelah ku telaah dan pelajari ia. ia tidak seaman dan sedamai yang ku pandang. banyak sekali tanda merah yang membuat aku geleng kepala. akupun tak akan mengira jika ia akan seratus delapan puluh derajat berubah seperti pemandangan yang dihiasi oleh sampah berserakan. menjijikan. iya, sebutan itu pantas ku berikan untuknya.ada banyak hal yang tidak bisa ku sebutkan satu persatu disini. hanya saja, aku tidak ingin berurusan dengan pemandangan menjijikan yang pernah ku pandang lagi. tidak, aku tidak menyesal pernah memandangnya. hanya saja, aku yang terlalu gegabah untuk melihat pemandangan teduh itu. apa yang kita lihat tidak akan sama seperti isinya bukan? ah, anggap saja aku sedang membeli pakaian online yang ditipu oleh seller hehe
entahlah, walaupun sekarang ia aku beri pemandangan yang menjijikan aku pernah menganggapnya pemandangan yang indah dan penuh tentram. tuhan menemukan kita dengan seseorang pasti ada alasannya bukan? nah, ia memberiku pelajaran pada tahun sebelum aku menulis ini. pelajaran yang tidak pernah aku dapat dari bangku sekolah manapun. pelajaran yang hanya bisa aku petik dari pemandangan yang menjijikan itu.
aku hanya menitipkan satu pesan untukmu, jangan perlakukan wanita baru kemudian kamu memperlakukan wanita itu sama seperti aku yaa. semoga bahagia!
Komentar
Posting Komentar